Syair Ibnu Qayyim

Engkau senantiasa mengikutkan satu pandangan

dengan pandangan lain

Terhadap wanita yang cantik

atau laki-laki tampan

 

Engkau mengira hal itu adalah pengobat lukamu

padahal hakikatnya luka diatas luka

Engkau telah melukai pandanganmu dengan

kejapan mata dan tangisan

 

Sedang hatimu menjerit dan menjerit

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s