Pantulan Kebaikan

pantulan

Malam ini belum bisa tidur, ada gairah yang memuncak sehingga mata ini terus bertahan di kegelapan malam. Hanya mau sedikit share sedikit tentang isi hati yang bisa dibagikan. Kata Tuhan, siapa yang mau bersedekah maka akan ditambah rezekinya. Kata wayoujiai, siapa yang mau berbagi isi hatinya maka akan ditambah isi hatinya. Berarti siapa yang mau berbagi kebahagaiaan akan ditambah kebahagiannya. Siapa yang mau membantu kesulitan orang, kesulitan kita akan dibantu oleh Tuhan. Kalau dilihat-lihat seperti cermin ya. Apa yang kita lakukan, akan memantul lagi ke diri kita.

Cahaya dapat memantul, suara dapat memantul, hingga aktivitas yang kita lakukan dapat memantul. Setiap pantulan itu mempunyai arah. Kalau gak percaya, coba buka buku fisika smp. Kalau gak punya, buka mbah google aja. Kalau semua pantulan itu mempunyai arah, lalu kemana arah pantulan kebaikan?

Coba dipikir-pikir, jika kita berbuat kebaikan, misalkan memberi sedekah orang miskin. Katanya kalau kita bersedekah, rezeki kita gak akan habis malah bertambah. Itu pula yang terjadi pada Bill Gates, walaupun …% hartanya diberikan kepada orang lain, hartanya tak pernah habis, bahkan semakin bertambah. Maka bisa disimpulkan kebaikan yang kita berikan akan memantul kepada diri kita sendiri. Lalu apakah pantulan kebaikan itu akan pergi ke arah yang lain?

Contoh, kita memberikan uang kepada seorang ibu yang merupakan tetangga kita. Dia membutuhkan uang untuk makan. Kemudian dia belikan uang itu makanan dan dia makan sekeluarga. Maka kebaikan itu memantul ke keluarganya. Kemudian dengan makanan itu anaknya bisa beraktivitas, bisa sekolah dan bermain. Ketika disekolah, anaknya membantu temannya yang kesulitan memahami pelajaran. Maka kebaikan itu memantul lagi ke teman anaknya. Dan begitu seterusnya. Jika dilanjutkan, bisa seumur hidup gak selesai-selesai cuman untuk melanjutkan perjalanan pantulan kebaikan.

Ternyata kebaikan itu memantul ke segala arah. Maka tepatlah jika di Al-Quran menjelaskan “ Maka barang siapa mengerjakan kebaikan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasann) nya. Dan barangsiapa mengerjakan kejahatan seberat zarrah, niscaya dia akan melihat (balasan) nya” (QS 99: 7-8).

Mulai saat ini yuk kita niatkan untuk selalu berbuat kebaikan. Dari hal yang terkecil dan dari diri kita sendiri.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s