Akhlak Sebagai Pondasi Membangun Keluarga

image

Lingkungan pertama yang mempengaruhi kehidupan kita adalah keluarga. Dan tidak ada satu orang pun yang tidak menghendaki kebahagiaan dalam berkeluarga.

Representasi kebahagiaan sebuah keluarga pun bermacam-macam. Representasi inilah yang membuat keluarga mengutamakan sesuatu hal dibandingkan hal yang lain. Ada keluarga yang mementingkan harta. Ada pula yang mementingkan ilmu pengetahuan dan lain sebagainya.

Akhlak

Ada seseorang yang pernah mengatakan kepada saya, sekaya apapun orang, sepintar apapun orang, kalau tidak punya attitude (akhlak), dia tak akan mampu membahagiakan dirinya dan orang sekitarnya.

Rasul pernah bersabada: “Sesungguhnya aku diutus untuk menyempurnakan akhlak.”

Apa itu akhlak? Ketika kita memperlakukan manusia dan alam semesta sesuai dengan kehendak Allah, itu adalah akhlak. Adakah hubungannya antara akhlak dan LGBT? Isu yang sedang hot saat-saat ini.

LGBT 

Baru-baru ini, sedang ramai diperbincangkan tentang LGBT  (Lesbi, Gay, Biseksual, Transeksual). Dari zaman dahulu sebenarnya LGBT sudah ada. Yang populer adalah kasus LGBT di zaman Nabi Luth. Allah mengazab kaum sodom setelah tidak mau mengikuti ajaran Nabi Luth. Mengapa Allah mengazab kaum homo? Apakah menjadi LGBT itu salah? Apakah menyukai sesama jenis, kemudian melakukan hubungan seksual dengan sesamanya itu tidak sesuai akhlakul karimah (akhlak yang baik)?

Ada yang setuju bahwa orang-orang yang berjiwa LGBT itu dibiarkan saja, karena mereka mempunyai hak asasi manusia untuk menentukan jalan hidupnya. Namun ada yang menolak dan berpendapat bahwa orang-orang yang berjiwa LGBT ini mesti dibina dan diberikan pengarahan. Dan menurut ajaran Islam, LGBT adalah sebuah hal yang melewati batas. Sebagai umat Islam yang baik, kita harus memberikan pondasi terhadap pemahaman yang kelewat batas ini. Namun juga, kita tidak boleh mengucilkan dan menghakimi secara berlebihan terhadap orang-orang yang mengidap LGBT.

Peran Keluarga

Keluarga mempunyai peran penting untuk membina dan memberikan pengarahan akhlak. Rasulullah bersabda: “Jika Allah menghendaki keluarga mendapatkan kebahagiaan dan keberkahan dalam keluarga, maka ada lima hal yang harus dijalankan:

  1. Anggota keluarga harus paham fikih tentang agama. Fikih itu ilmu yang diamalkan.
  2. Hormat kepada yang lebih tinggi. Baik umur ataupun status.
  3. Dapatkan rizki yang halal dan thoyib.
  4. Harus mampu membuat skala prioritas dalam membelanjakan harta yang didapat.
  5. Ketika terbuka aib sebuah keluarga, dia tidak membantah, namun memperbaiki.

Tauladani Rasulullah

Di dalam akhlak ada keteladanan. Sesungguhnya di dalam diri Rasulullah ada suri ketelaudanan yang baik untuk dicontoh. Banyak orientalis menuliskan bahwa yang tidak cacat pada rasul adalah akhlak. Mari kita perbaiki akhlak dengan menampilkan akhlak yang baik.

 

catatan: Tulisan ini merupakan kompilasi dari ceramah jumat yang disampaikan Ustad Abdurahman Umar 22 Januari 2016 tentang akhlak dan renungan penulis tentang LGBT.  

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s