5 Hal Ini Mampu Menyuburkan Keimanan

5 hal

Di catahmadan part 1, Ustad Taufik Hidayat telah menjelaskan dua hal yang dilakukan untuk meningkatkan keimanan agar menjadi orang yang bertaqwa. Link catahmadan part 1. Pertama adalah bersyukur kepada Allah. Kedua adalah berdoa sebanyak-banyaknya kepada Allah.

Lalu apa yang ketiga, keempat dan kelima?

Ketiga, mengusahakan selalu dekat dengan Al-Quran. Al-Quran adalah pedoman hidup di dunia dan dapat memberikan syafaat di akhirat. Ramadahan menjadi istimewa salah satunya karena Al-Quran turun di bulan ini.

Banyak permasalahan yang terjadi dan berkembang di lingkungan kita saat ini. Bisa jadi, karena kita jauh dari Al-Quran. Contoh kasus yaitu terjadinya pemerkosaan berjamaah yang terjadi di beberapa daerah. Satu perempuan, diperkosa oleh banyak laki-laki. Betapa kejamnya perilaku ini.

Pornografi dan miras menjadi pendorong hal tersebut. Pornografi meningkatkan nafsu seks dan miras dapat menghilangkan kesadaran seseorang. Sayangnya, ada pihak yang berwenang menganggap miras sebagai investasi.

Oleh karena itu penting bagi kita membaca Al-Quran agar kita mendapat petunjuk hidup yang benar. Yuk baca Al-Quran, satu ayat, satu lembar,  bahkan satu juz, tergantung kemampuan kita. Asalkan konsisten. Karena Allah lebih menyukai amal yang kecil namun berkelanjutan.

Al-Quran diturunkan oleh Allah sebagai penyembuh bagi orang-orang yang mukmin. Barang siapa membaca Quran, hatinya akan bersih dan sehat. Dalam surat Al-Isra ayat 82

Dan Kami turunkan dari al-Quran suatu yang menjadi obat (penawar) dan rahmat bagi orang-orang yang beriman dan al-Quran itu tidaklah menambah kepada orang-orang yang zalim selain kerugian.

Suatu ketika Allah berkata kepada Nabi Musa a.s. “Wahai musa, umat Muhammad akan mendapatkan 2 cahaya.” Lalu Musa bertanya, “Apa itu ya Allah?”
“Pertama adalah cahaya Al-Quran. Kedua adalah cahaya Ramadhan.”

Sang ustad, sudah melihat jam dinding. Beliau sadar, bahwa waktu ceramahnya sudah hampir melebihi batas.

Keempat, carilah teman yang sholeh. Kenapa demikian? Karena ketika kita dalam keadaan terpuruk, maka kita akan dibantu oleh teman-teman yang sholeh. Diajak untuk mengingat kepada Allah dan berbuat kebaikan.

Teringat hadits Rasulullah, yang mengumpamakan, kalau bergaul dengan tukang minyak wangi, maka kita akan kena bau wanginya. Kalau dengan pandai besi akan mendapatkan bau asap tak sedap.

Permisalan teman yang baik dan teman yang buruk ibarat seorang penjual minyak wangi dan seorang pandai besi. Penjual minyak wangi mungkin akan memberimu minyak wangi, atau engkau bisa membeli minyak wangi darinya, dan kalaupun tidak, engkau tetap mendapatkan bau harum darinya. Sedangkan pandai besi, bisa jadi (percikan apinya) mengenai pakaianmu, dan kalaupun tidak engkau tetap mendapatkan bau asapnya yang tak sedap.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Kelima, bersabarlah. Sabar merupakan kata kunci kita untuk masuk surga Allah. Dan sabar, harus ada pada orang-orang yang berpuasa di bulan Ramadhan.

Apakah kamu akan masuk surga, padahal belum nyata bagi Allah orang-orang yang berjihad diantaramu dan belum nyata orang-orang yang sabar. (Ali-Imran:142).

Itulah lima hal yang jika dilakukan dapat menyuburkan keimanan. Pertama, bersyukur kepada Allah. Kedua, berdoa kepada Allah. Ketiga, mendekatkan diri pada Al-Quran. Keempat, berteman dengan orang sholeh. Kelima, bersabarlah. Sekian catahmadan kali ini. Sampai jumpa di part selanjutnya.

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s